BATASAN-BATASAN LELAKI DAN WANITA

Mengaji kitab 'Uquudu Lujjain (الفَصْلُ الأَوَّلُ: فِيْ) بيان (حُقُوْقِ الزَوْجَةِ) الواجبة (عَلَى الزَوْج) وهي حُسْن العِشْرة، ومؤْنة...

Selasa, 25 September 2018

HUKUM MENGGARAP SAWAH GADAIAN

Sudah menjadi tradisi/kebiasaan yang berlaku di sebagian masyarakat jika seseoranng
berhutang maka ia akan menyerahkan barang jaminan berupa semisal sawah, dengan perjanjian
selagi hutangnya belum dilunasi maka sawah digarap oleh pihak yang menghutangi.
Pertanyaan :
Bagaimana aqod hutang piutang dengan cara demikiaan ?

Jawab :
Hukumnya tidak boleh (haram) termasuk riba,
catatan :
Termasuk aqod yang sejenis dengan aqod diatas misalnya orang berhutang dengan jaminan
motor dan motor tersebut dimanfaatkan oleh orang yang menghutangi

Rujukan Hukum:
Kitab Asybah wan nadzoir juz 1/ halaman 192
وأما القرض بشرط جر نفع لمقرض ففاسد لخبر كل قرض جر منفعة فهو ربا

Disebutkan dalam Hadits Riwayat Imam Muslim :
قال رسول الله -صلى الله عليه وسلم- : لعن الله آكل الربا وموكله وكاتبه وشاهده - رواه مسلم.
Rasulullaah SAW bersabda: “Allah melaknat para pemakan riba, orang yang memberi riba, pencatat transaksi riba dan orang yang menjadi saksinya.” (HR. Muslim).

Dalam redaksi Hadits Riwayat Imam Muslim dari Jabir bin ‘Abdillaah :
عن جابر بن عبد الله رضي الله عنهما قال : لعن رسول الله -صلى الله عليه وسلم- آكل الربا ، و موكله ، و كاتبه ، و شاهديه ، و قال : هم سواء - رواه مسلم
Dari Jabir bin ‘Abdullah r.a.: “Rasulullaah SAW melaknat para pemakan riba, orang yang memberikan riba, pencatat transaksi riba, dan dua orang yang menjadi saksi riba.” Dan Rasulullaah SAW bersabda: “Mereka semua sama.” (HR. Muslim).

Penjelasan al-‘Allamah al-Syaikh Muhammad Nawawi bin ‘Umar al-Jawiy dalam Kitab Bahjatul Wasaa’il bi Syarh al-Masaa’il dan kitab Mirqaatu Shu’uud al-Tashdiiq fii Syarh Sullam al-Tawfiiq ilaa Mahabbatillaahi ‘alaa al-Tahqiiq – Penerbit: Daar al-Kutub al-Islaamiyyah:
Syaikh Nawawi ketika menjelaskan pasal al-Manhiyyaat min al-Buyuu’ (Hal-Hal Terlarang dalam Jual Beli) mengatakan:
و أما معاصي الجوارح : أي الأعضاء السبعة (فمعاصي البطن مثل أكل الربا) - فصل : في المنهيات من البيوع
“Adapun maksiat dari perbuatan yang tampak lahir: yakni tujuh anggota badan (maksiat perut diantaranya adalah memakan harta riba).”
Syaikh Nawawi pun menjelaskan hadits di atas:
(و قد لعن الله ورسوله آكل الربا وكل من أعان على أكله) فمعنى قوله ((آكله)) أي آخذه، ومعنى ((موكله)) أي معطيه، ومعنى ((كاتبه)) أي كاتب الوثيقة، ومعنى ((شاهده)) أي حاضره وإن لم يستشهد. كذا قاله الشرقاوي
“Dan sungguh Allah dan Rasul-Nya telah melaknat para pemakan riba dan setiap orang yang mendukung perbuatan tersebut. Maka makna sabdanya: (Para pemakan riba) yakni yang mengambil riba, (pemberi riba) yakni yang memberi riba, (pencatat riba) yakni orang yang mencatat perjanjian transaksi ribawi, (saksi riba) yakni orang yang hadir -menyaksikan transaksi ribawi- meski ia tidak diminta menjadi saksi. Begitulah pendapat Imam al-Syarqawiy.”
والأولان أشد إثمًا من الآخرين، لأن الواقع منهما مجرد الإقرار على المعصية بخلاف الأولين ، أفاد ذلك الشرقاوي.
“Dan dua golongan di awal (pemakan dan pemberi riba) paling besar (dosanya) daripada yang lainnya, karena pada kenyataannya kedua golongan ini secara langsung berikrar sepakat dalam kemaksiatan lain halnya dengan dua golongan setelahnya (pencatat dan saksi transaksi ribawi).”
آكل الربا : هو من يأخذه وإن لم يأكل، وإنما خُصَّ الأكلُ لأنه أعظم أنواع الانتفاع
Pemakan riba (آكل الربا): orang yang mengambil harta riba meski ia tidak memakannya, dan penggunaan lafazh khusus “memakan” karena istilah ini merupakan jenis pemanfaatan paling besar.
موكل الربا : معطيه لمن يأخذه وإن لم يكن الآخِذُ سيأكلُ منه، وعبّرَ بالأكل لأنه الأغلبُ والأعظم.
"Pemberi riba (موكل الربا): orang yang memberikan riba, meski orang yang mengambil harta riba darinya tidak memakan hasil riba tersebut. Digunakan kata “makan” karena ini merupakan bentuk perbuatan yang paling sering dan paling banyak dilakukan."
كاتب الربا : من يكتب عقدَ المبايعة بين الطرفين
"Pencatat riba (كاتب الربا)
Adalah orang yang menuliskan perjanjian transaksi antara pihak-pihak yang bertransaksi."
شاهد الربا : هما اللذان شهِدا على عقد الربا
"Saksi riba (شاهد الربا): orang yang menjadi saksi atas transaksi riba."
هم سواء : مشتركون في الإثم وإن كانوا مختلفين في قَدْره
"Mereka semua sama (هم سواء): bersekutu dalam dosa meski kadar dosanya berbeda-beda."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar